.:: Followers ::.

.::Recent Visitors::.

.:ReNunGan:.


Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.



Sesungguhnya orang-orang yang diambil nyawanya oleh malaikat semasa mereka sedang menganiaya diri sendiri (kerana enggan berhijrah untuk membela Islam dan rela ditindas oleh kaum kafir musyrik), mereka ditanya oleh malaikat dengan berkata: Apakah yang kamu telah lakukan mengenai agama kamu? Mereka menjawab: Kami dahulu adalah orang-orang yang tertindas di bumi. Malaikat bertanya lagi: Tidakkah bumi Allah itu luas, yang membolehkan kamu berhijrah dengan bebas padanya? Maka orang-orang yang sedemikian itu keadaannya, tempat akhir mereka ialah Neraka Jahanam dan Neraka Jahanam itu adalah seburuk-buruk tempat kembali. (An Nisa : 97)


Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.


Demi Masa! Sesungguhnya manusia itu dalam kerugian; Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh dan mereka pula berpesan-pesan dengan kebenaran serta berpesan-pesan dengan sabar. (Al' Ashr)

Demi manusia yang melahirkan zuriat dan zuriat yang dilahirkannya; Sesungguhnya Kami telah jadikan manusia sentiasa dalam keadaan menghadapi kesulitan dan kesukaran (jasmani dan rohaninya); (Al Balad: 3-4)



Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani


Dan Kami wajibkan manusia berbuat baik kepada kedua ibu bapanya; ibunya telah mengandungnya dengan menanggung susah payah dan telah melahirkannya dengan menanggung susah payah. Sedang tempoh mengandungnya berserta dengan tempoh menceraikan susunya ialah dalam masa tiga puluh bulan. Setelah dia besar sampai ke peringkat dewasa yang sempurna kekuatannya dan sampai ke peringkat umur empat puluh tahun, berdoalah dia dengan berkata: Wahai Tuhanku, ilhamkanlah daku supaya tetap bersyukur akan nikmatmu yang engkau kurniakan kepadaku dan kepada ibu bapaku dan supaya aku tetap mengerjakan amal soleh yang Engkau redai; dan jadikanlah sifat-sifat kebaikan meresap masuk ke dalam jiwa zuriat keturunanku. Sesungguhnya aku bertaubat kepadamu dan sesungguhnya aku dari orang-orang Islam (yang tunduk patuh kepadamu).
(Al Ahqaf : 015)



Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.


Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah rosakkan (pahala amal) sedekah kamu dengan perkataan membangkit-bangkit dan (kelakuan yang) menyakiti, seperti (rosakkan pahala amal sedekah) orang yang membelanjakan hartanya kerana hendak menujuk-nunjuk kepada manusia (ria'), dan ia pula tidak beriman kepada Allah dan hari akhirat. Maka bandingan orang itu ialah seperti batu licin yang ada tanah diatasnya, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu ditinggalkannya bersih licin (tidak bertanah lagi ). (Demikianlah juga halnya orang-orang yang kafir dan ria' itu) mereka tidak akan mendapat sesuatu (pahala) pun dari apa yang mereka usahakan. Dan (ingatlah), Allah tidak akan memberikan pertujuk kepada kaum yang kafir. (Al Baqarah : 264)


Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.


Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram) dan memelihara kehormatan mereka dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya; dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka melainkan kepada suami mereka atau bapa mereka atau bapa mertua mereka atau anak-anak mereka, atau anak-anak tiri mereka atau saudara-saudara mereka atau anak bagi saudara-saudara mereka yang lelaki atau anak bagi saudara-saudara mereka yang perempuan, atau perempuan-perempuan Islam atau hamba-hamba mereka atau orang gaji dari orang-orang lelaki yang telah tua dan tidak berkeinginan kepada perempuan atau kanak-kanak yang belum mengerti lagi tentang aurat perempuan dan janganlah mereka menghentakkan kaki untuk diketahui orang akan apa yang tersembunyi dari perhiasan mereka dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, supaya kamu berjaya.(An Nur : 31)



Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.


Sesiapa yang beramal soleh, dari lelaki atau perempuan, sedang dia beriman, maka sesungguhnya Kami akan menghidupkan dia dengan kehidupan yang baik dan sesungguhnya kami akan membalas mereka, dengan memberikan pahala yang lebih dari apa yang mereka telah kerjakan. ( An Nahl : 97)

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal soleh, Tuhan mereka akan memimpin mereka dengan sebab iman mereka yang sempurna itu. (Mereka masuk ke taman yang) sungai-sungainya mengalir di bawah tempat kediaman mereka di dalam Syurga yang penuh nikmat. (Yunus : 09)


Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.


Dan orang-orang yang berpegang teguh dengan Kitab Allah serta medirikan sembahyang, sesungguhnya Kami tidak akan menghilangkan pahala orang-orang yang berusaha memperbaiki (keadaan hidupnya).(Al A’raf : 170 )













Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.


Dan janganlah engkau (berkisar dari pendirianmu yang benar dan jangan) menurut kemahuan orang yang selalu bersumpah, lagi yang hina (pendapatnya dan amalannya); Yang suka mencaci, lagi yang suka menyebarkan fitnah hasutan (untuk memecah belahkan orang ramai); Yang sering menghalangi amalan-amalan kebajikan, yang melanggar hukum-hukum agama, lagi yang amat berdosa; Yang jahat kejam, yang selain itu tidak tentu pula bapanya. Adakah kerana dia seorang hartawan dan ramai anak-pinaknya (maka dia mendustakan agama Kami)? Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat keterangan Kami, dia berkata: (Ini ialah) cerita-cerita dongeng orang-orang dahulu kala. (Orang yang bersifat demikian, akan didedahkan kehinaannya) Kami akan adakan tanda di atas hidungnya (yang berupa belalai itu). (Qalam : 10-16)


Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani


Allah tidak memberati seseorang melainkan apa yang terdaya olehnya. Ia mendapat pahala kebaikan yang juga diusahakannya, dan ia juga menanggung dosa kejahatan yang diusahkannya. (Mereka berdoa dengan berkata): "Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau membebankan kepada kami bebanan yang berat sebagaimana yang telah Engkau bebankan kepada orang-orang yang terdahulu kepada kami. Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang kami tidak terdaya memikulnya. Dan maafkanlah kesalahan kami, serta ampunlah kesalahan kami, dan berilah rahmat kepada kami. Engkaulah penolong kami; oleh itu, tolonglah kami untuk mencapai kemenangan terhadap kaum-kaum yang kafir". (Al Baqarah : 286 )



Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. 


Dan janganlah kamu berbuat kerosakan di bumi sesudah Allah menyediakan segala yang membawa kebaikan kepadanya, dan berdoalah kepadaNya dengan perasaan bimbang (kalau-kalau tidak diterima) dan dengan perasaan terharap-harap (supaya makbul). Sesungguhnya rahmat Allah itu dekat kepada orang-orang yang memperbaiki amalannya.(Al A’raf : 56)







Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

Allah (sentiasa) hendak meringankan (beban hukumnya) daripada kamu, kerana manusia itu dijadikan berkeadaan lemah.(An Nisa’ : 28)

“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri..” (al-Hadiid: 22-23)

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kamu. Dan boleh jadi kamu mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kamu. Allah Maha mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.” (al-Baqarah: 216)

Dan orang-orang (Islam) yang datang kemudian daripada mereka (berdoa dengan) berkata: Wahai Tuhan Kami! Ampunkanlah dosa kami dan dosa saudara-saudara kami yang mendahului kami dalam iman dan janganlah Engkau jadikan dalam hati perasaan hasad dengki dan dendam terhadap orang-orang yang beriman. Wahai Tuhan kami! Sesungguhnya Engkau Amat Melimpah belas kasihan dan rahmatMu.( Al Hasyr : 10 )



Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

Kemudian apabila engkau telah berazam maka bertawakkallah kepada Allah, sesungguhnya Allah Mengasihi orang-orang yang bertawakkal kepadaNya.


Allah tidak sekali-kali akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan yang kamu ada sekarang (bercampur aduk mukmin dan munafik, bahkan ia tetap menguji kamu) sehingga ia memisahkan yang buruk (munafik) daripada yang baik (beriman). Dan Allah tidak sekali-kali akan memperlihatkan kepada kamu perkara-perkara yang Ghaib, akan tetapi Allah memilih dari Rasul-rasulNya sesiapa yang dikehendakiNya (untuk memperlihatkan kepadanya perkara-perkara yang Ghaib itu). Oleh itu berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka kamu akan beroleh pahala yang besar. (Ali’ Imran : 179)


Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. 


Dan Allah jualah yang memiliki segala yang ada di langit dan yang ada di bumi; (diciptakan semuanya itu) untuk membalas orang-orang yang berbuat jahat menurut apa yang mereka lakukan dan membalas orang-orang yang berbuat baik dengan balasan yang sebaik-baiknya.
(Iaitu) orang-orang yang menjauhi dosa-dosa besar serta perbuatan-perbuatan yang keji, kecuali salah silap yang kecil-kecil (yang mereka terlanjur melakukannya, maka itu dimaafkan). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Luas keampunanNya. Dia lebih mengetahui akan keadaan kamu semenjak Dia mencipta kamu (berasal) dari tanah dan semasa kamu berupa anak yang sedang melalui berbagai peringkat kejadian dalam perut ibu kamu; maka janganlah kamu memuji-muji diri kamu (bahawa kamu suci bersih dari dosa). Dialah sahaja yang lebih mengetahui akan orang-orang yang bertakwa. ( An Najm : 31-32 )



Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

Dan orang-orang yang berusaha dengan bersungguh-sungguh kerana memenuhi kehendak agama Kami, sesungguhnya Kami akan memimpin mereka ke jalan-jalan Kami (yang menjadikan mereka bergembira serta beroleh keredaan) dan sesungguhnya (pertolongan dan bantuan) Allah adalah berserta orang-orang yang berusaha membaiki amalannya.(Al’Ankabut: 69)

Sesungguhnya orang-orang lelaki yang Islam serta orang-orang perempuan yang Islam dan orang-orang lelaki yang beriman serta orang-orang perempuan yang beriman dan orang-orang lelaki yang taat serta orang-orang perempuan yang taat dan orang-orang lelaki yang benar serta orang-orang perempuan yang benar, dan orang-orang lelaki yang sabar serta orang-orang perempuan yang sabar dan orang-orang lelaki yang merendah diri (kepada Allah) serta orang-orang perempuan yang merendah diri (kepada Allah) dan orang-orang lelaki yang bersedekah serta orang-orang perempuan yang bersedekah dan orang-orang lelaki yang berpuasa serta orang-orang perempuan yang berpuasa dan orang-orang lelaki yang memelihara kehormatannya serta orang-orang perempuan yang memelihara kehormatannya dan orang-orang lelaki yang menyebut nama Allah banyak-banyak serta orang-orang perempuan yang menyebut nama Allah banyak-banyak, Allah telah menyediakan bagi mereka semuanya keampunan dan pahala yang besar.(Al Ahzab: 35)



Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. 


Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang dan sesungguhnya sembahyang itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusyuk.(Al Baqarah : 45)









Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani


Dialah yang menurunkan kepada mu (wahai Muhammad) Kitab Suci Al-Qur'an. Sebahagian besar dari Al-Qur'an itu ialah ayat-ayat "Muhkamaat" (yang tetap, tegas dan nyata ma'nanya serta jelas maksudnya); ayat-ayat Muhkamaat itu ialah ibu (atau pokok) isi Al-Qur'an. Dan yang lain lagi ialah ayat-ayat “mutasyaabihaat” (yang samar- samar , tidak terang maksudnya). Oleh sebab itu (timbullah faham yang berlainan menurut kandungan hati masing-masing) adapun orang-orang yang ada dalam hatinya kecederungan kearah kesesatan, maka mereka selalu menurut apa yang samar-samar dari Al-Qur'an untuk mencari fitnah dan mencari-cari Ta'wilnya (memutarkan maksudnya menurut yang di sukainya). Padahal tidak ada yang mengetahui Ta'wilnya (tafsir maksudnya yang benar) melainkan Allah. Dan orang-orang yang tetap teguh serta mendalam pengetahuannya dalam ilmu-ilmu ugama, berkata : "Kami beriman kepadanya , semuanya itu datangnya dari sisi Tuhan kami". Dan tiadalah yang mengambil pelajaran dan peringatan melainkan orang-orang yang berfikiran .(Ali’ Imran : 07)




Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani.


Sesungguhnya Allah tidak sekali-kali menganiaya (seseorang) sekalipun seberat zarah (debu) dan kalaulah (amal yang seberat zarah) itu amal kebajikan, nescaya akan menggandakannya dan akan memberi, dari sisiNya, pahala yang amat besar.
(An Nisa : 40)








Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.


Wahai sekalian orang-orang yang beriman! Mintalah pertolongan (untuk menghadapi susah payah dalam menyempurnakan sesuatu perintah Tuhan) dengan bersabar dan dengan (mengerjakan) sembahyang; kerana sesungguhnya Allah menyertai (menolong) orang-orang yang sabar.(Al Baqarah : 153)












Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Mengasihani.


Seorang lelaki bertanya Saiyidinar Ali r.a mengenai takdir, beliau menjawab:
"Ia laksana lautan yang dalam, jangan sampai menduganya. Ia laksana jalan yang gelap-gelita, jangan melaluinya. Ia adalah rahsia yang ditutupkan Allah kepadamu, jangan membongkarnya."










Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.



Dan sebutlah serta ingatlah akan Tuhanmu dalam hatimu, dengan merendah diri serta dengan perasaan takut (melanggar perintahnya) dan dengan tidak pula menyaringkan suara, pada waktu pagi dan petang dan janganlah engkau menjadi dari orang-orang yang lalai.(Al A'raf : 205)









Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

Maka (bagi menyatakan sikap syukur) berikanlah kepada kerabatmu dan orang miskin serta orang musafir akan haknya masing-masing; pemberian yang demikian adalah baik bagi orang-orang yang bertujuan memperoleh keredaan Allah dan mereka itulah orang-orang yang berjaya.(Ar Rum : 38)


Berkata pula seorang yang mempunyai ilmu pengetahuan dari Kitab Allah: Aku akan membawakannya kepadamu dalam sekelip mata! Setelah Nabi Sulaiman melihat singgahsana itu terletak di sisinya, berkatalah dia: Ini ialah dari limpah kurnia Tuhanku, untuk mengujiku adakah aku bersyukur atau aku tidak mengenangkan nikmat pemberianNya dan (sebenarnya) sesiapa yang bersyukur maka faedah syukurnya itu hanyalah terpulang kepada dirinya sendiri dan sesiapa yang tidak bersyukur (maka tidaklah menjadi hal kepada Allah), kerana sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya, lagi Maha Pemurah.(An Naml : 40)





Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah sesuatu puak (dari kaum lelaki) mencemuh dan merendah-rendahkan puak lelaki yang lain, (kerana) harus puak yang dicemuhkan itu lebih baik daripada mereka dan

janganlah pula sesuatu puak dari kaum perempuan mencemuh dan merendah-rendahkan puak perempuan yang lain, (kerana) harus puak yang dicemuhkan itu lebih baik daripada mereka dan janganlah setengah kamu menyatakan keaiban setengahnya yang lain dan janganlah pula kamu panggil-memanggil antara satu dengan yang lain dengan gelaran yang buruk. (Larangan-larangan yang tersebut menyebabkan orang yang melakukannya menjadi fasik, maka) amatlah buruknya sebutan nama fasik (kepada seseorang) sesudah dia beriman dan (ingatlah), sesiapa yang tidak bertaubat (daripada perbuatan fasiknya) maka merekalah orang-orang yang zalim. (Al Hujarat : 11 )


Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani


Dan Tuhanmu telah perintahkan, supaya engkau tidak menyembah melainkan kepadaNya semata-mata dan hendaklah engkau berbuat baik kepada ibu bapa. Jika salah seorang dari keduanya atau kedua-duanya sekali, sampai kepada umur tua dalam jagaan dan peliharaanmu, maka janganlah engkau berkata kepada mereka (sebarang perkataan kasar) sekalipun perkataan "Ha" dan janganlah engkau menengking menyergah mereka, tetapi katakanlah kepada mereka perkataan yang mulia (yang bersopan santun). Dan hendaklah engkau merendah diri kepada keduanya kerana belas kasihan dan kasih sayangmu dan doakanlah (untuk mereka, dengan berkata): Wahai Tuhanku! Cucurilah rahmat kepada mereka berdua sebagaimana mereka telah mencurahkan kasih sayangnya memelihara dan mendidikku semasa kecil. (Al Isra’ : 23-24 )






Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

Dan di antara tanda-tanda yang membuktikan kekuasaannya dan rahmatNya, bahawa Dia menciptakan untuk kamu (wahai kaum lelaki), isteri-isteri dari jenis kamu sendiri, supaya kamu bersenang hati dan hidup mesra dengannya dan dijadikanNya di antara kamu (suami isteri) perasaan kasih sayang dan belas kasihan. Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi keterangan-keterangan (yang menimbulkan kesedaran) bagi orang-orang yang berfikir.(Ar Rum : 21)


Isteri-isteri kamu adalah sebagai kebun tanaman kamu menurut cara yang kamu sukai ,dan sediakalah (amal-amal yang baik ) untuk diri kamu; dan bertaqwalah kepada Allah serta ketahuilah sesungguhnya kamu akan menemuiNya (pada hari akhirat kelak). Dan berikanlah khabar berita gembira (wahai Muhammad )kepada orang-orang yang beriman.(Al Baqarah: 223)

Dan juga mereka (yang diredai Allah itu ialah orang-orang) yang berdoa dengan berkata: Wahai Tuhan kami, berilah kami beroleh dari isteri-isteri dan zuriat keturunan kami: Perkara-perkara yang menyukakan hati melihatnya dan jadikanlah kami imam ikutan bagi orang-orang yang (mahu) bertakwa. (Al Furqan: 25)


Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

Wahai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mewarisi perempuan-perempuan dengan jalan paksaan dan janganlah kamu menyakiti mereka (dengan menahan dan menyusahkan mereka) kerana kamu hendak mengambil balik sebahagian dari apa yang kamu telah berikan kepadanya, kecuali (apabila) mereka melakukan perbuatan keji yang nyata dan bergaullah kamu dengan mereka (isteri-isteri kamu itu) dengan cara yang baik.

Kemudian jika kamu (merasai) benci kepada mereka (disebabkan tingkah-lakunya, janganlah kamu terburu-buru menceraikannya), kerana boleh jadi kamu bencikan sesuatu, sedang Allah hendak menjadikan pada apa yang kamu benci itu kebaikan yang banyak (untuk kamu).(An Nisa : 19)

Ingatlah) ketika isteri 'Imran berkata: "Tuhanku! Sesungguhnya aku nazarkan kepadaMu anak yang ada dalam kandunganku sebagai seorang yang bebas (dari segala urusan dunia untuk berkhidmat kepadaMu semata-mata), maka terimalah nazarku; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui".(Ali’ Imran :35)










Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

Katakanlah (wahai Muhammad): Tiap-tiap seorang beramal menurut pembawaan jiwanya sendiri; maka Tuhan kamu lebih mengetahui siapakah (di antara kamu) yang lebih betul jalannya.(Al Isra’ : 84)

Sebenarnya orang-orang yang beriman itu adalah bersaudara, maka damaikanlah di antara dua saudara kamu (yang bertelingkah) itu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beroleh rahmat.(Al Hujurat : 10)

Dan jangalah kamu jadikan (nama)Allah dalam sumpah kamu sebagai benteng yang menghalangi kamu daripada berbuat baik, dan bertaqwa ,serta mendamaikan perbalahan antara sesama manusia.Dan (ingatlah),Allah sentiasa mendengar lagi sentiasa mengetahui. Allah tidak akan mengira kamu bersalah tentang sumpah kamu yang tidak dimaksudkan (untuk bersumpah),tetapi Ia mengira kamu bersalah (dan akan mengenakan hukuman ) dengan sebab sumpah yang di usahakan (disengajakan) oleh hati kamu (dengan niat bersumpah ). Dan (ingatlah), Allah Maha pengampun, lagi Maha Penyabar.(Al Baqarah: 224-225)







Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.



Wahai anak-anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kamu (bahan-bahan untuk) pakaian menutup aurat kamu, dan pakaian perhiasan; dan pakaian yang berupa takwa itulah sebaik-baiknya. Yang demikian itu adalah dari tanda-tanda (limpah kurnia) Allah (dan rahmatNya kepada hamba-hambaNya) supaya mereka mengenangnya (dan bersyukur).(Al A’raf: 26)

Wahai Nabi, suruhlah isteri-isterimu dan anak-anak perempuanmu serta perempuan-perempuan yang beriman, supaya melabuhkan pakaiannya bagi menutup seluruh tubuhnya (semasa mereka keluar); cara yang demikian lebih sesuai untuk mereka dikenal (sebagai perempuan yang baik-baik) maka dengan itu mereka tidak diganggu dan (ingatlah) Allah adalah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani (Al Ahzab: 59)













Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. 



Misal bandingan orang-orang yang menjadikan benda-benda yang lain dari Allah sebagai pelindung-pelindung (yang diharapkan pertolongannya) adalah seperti labah-labah yang membuat sarang (untuk menjadi tempat perlindungannya); padahal sesungguhnya sarang-sarang yang paling reput ialah sarang labah-labah, kalaulah mereka orang-orang yang berpengetahuan.(An ‘Ankabut: 41)



Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. 


Dan bandingan orang-orang yang membelanjakan hartanya kerana mencari keredaan Allah dan kerana meneguhkan (iman dan perasaan ikhlas) yang timbul dari jiwa mereka, adalah sama seperti sebuah kebun di tempat yang tinggi, yang ditimpa hujan yang lebat, lalu mengeluarkan hasilnya dua kali ganda. Kalau ia tidak ditimpa hujan lebat maka hujan renyai-renyai pun (cukup untuk menyiraminya). Dan (ingatlah), Allah sentiasa Melihat akan apa yang kamu lakukan.(Al Baqarah: 265)



Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. 


Dan bacakanlah (wahai Muhammad) kepada mereka kisah (mengenai) dua orang anak Adam (Habil dan Qabil) yang berlaku dengan sebenarnya, iaitu ketika mereka berdua mempersembahkan satu persembahan korban (untuk mendampingkan diri kepada Allah). Lalu diterima korban salah seorang di antaranya (Habil) dan tidak diterima (korban) dari yang lain (Qabil). Berkata (Qabil): Sesungguhnya aku akan membunuhmu!. (Habil) menjawab: Hanyasanya Allah menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa.(Al Maidah : 27)

Daging dan darah binatang korban atau hadiah itu tidak sekali-kali akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepadaNya ialah amal yang ikhlas yang berdasarkan takwa dari kamu. Demikianlah Dia memudahkan binatang-binatang itu bagi kamu supaya kamu membesarkan Allah kerana mendapat nikmat petunjukNya. Dan sampaikanlah berita gembira (dengan balasan yang sebaik-baiknya) kepada orang-orang yang berusaha supaya baik amalnya.(Al Hajj : 37)

Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.


Oleh itu, maka (tetapkanlah kepercayaanmu) bahawa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran disertai kemudahan, (Sekali lagi ditegaskan): Bahawa sesungguhnya tiap-tiap kesukaran disertai kemudahan. Kemudian apabila engkau telah selesai (daripada sesuatu amal soleh), maka bersungguh-sungguhlah engkau berusaha (mengerjakan amal soleh yang lain), Dan kepada Tuhanmu sahaja hendaklah engkau memohon (apa yang engkau gemar dan ingini).(Al Insyirah: 05-08)

Dan orang-orang yang sabar kerana mengharapkan keredaan Tuhan mereka semata-mata dan mendirikan sembahyang, serta mendermakan dari apa yang Kami kurniakan kepada mereka, secara bersembunyi atau secara terbuka dan mereka pula menolak kejahatan dengan cara yang baik; mereka itu semuanya adalah disediakan baginya balasan yang sebaik-baiknya pada hari akhirat(Ar Ra’d: 22)


Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. 

Allah telah menurunkan sebaik-baik perkataan iaitu Kitab Suci Al-Quran yang bersamaan isi kandungannya antara satu dengan yang lain (tentang benarnya dan indahnya), yang berulang-ulang (keterangannya, dengan berbagai cara); yang (oleh kerana mendengarnya atau membacanya) kulit badan orang-orang yang takut kepada Tuhan mereka menjadi seram; kemudian kulit badan mereka menjadi lembut serta tenang tenteram hati mereka menerima ajaran dan rahmat Allah. Kitab Suci itulah hidayat petunjuk Allah; Allah memberi hidayat petunjuk dengan Al-Quran itu kepada sesiapa yang dikehendakiNya (menurut undang-undang peraturanNya) dan (ingatlah) sesiapa yang disesatkan Allah (disebabkan pilihannya yang salah), maka tidak ada sesiapa pun yang dapat memberi hidayat petunjuk kepadanya. (Az Zumar : 23)

Dan Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul yang sudahpun didahului oleh beberapa orang Rasul (yang telah mati atau terbunuh). Jika demikian, kalau ia pula mati atau terbunuh, (patutkah) kamu berbalik (berpaling tadah menjadi kafir)? Dan (Ingatlah), sesiapa yang berbalik (menjadi kafir) maka ia tidak akan mendatangkan mudarat kepada Allah sedikitpun; dan (sebaliknya) Allah akan memberikan balasan pahala kepada orang-orang yang bersyukur (akan nikmat Islam yang tidak ada bandingannya itu). (Ali’ Imran: 144)




Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani. 



Dan sesiapa yang berserah diri bulat-bulat kepada Allah (dengan ikhlas) sedang dia berusaha mengerjakan kebaikan, maka sesungguhnya dia telah berpegang kepada simpulan (tali agama) yang teguh dan (ingatlah) kepada Allah jualah kesudahan segala urusan.(Luqman : 22)

Sesungguhnya di sisi Allah pengetahuan yang tepat tentang hari kiamat dan Dialah jua Yang Menurunkan hujan dan Yang Mengetahui dengan sebenar-benarnya tentang apa yang ada dalam rahim (ibu yang mengandung) dan tiada seseorang pun yang betul mengetahui apa yang akan diusahakannya esok (samada baik atau jahat); dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi negeri manakah dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, lagi Amat Meliputi pengetahuanNya. (Luqman : 34)

Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.


Dan bahawa sesungguhnya, Dialah yang menyebabkan (seseorang itu bergembira) tertawa dan menyebabkan (seseorang itu berdukacita) menangis; (An Najm: 43)

Tidak ada kesusahan (atau bala bencana) yang menimpa (seseorang) melainkan dengan izin Allah dan sesiapa yang beriman kepada Allah, Allah akan memimpin hatinya (untuk menerima apa yang telah berlaku itu dengan tenang dan sabar) dan (ingatlah), Allah Maha Mengetahui akan tiap-tiap sesuatu.(At Taghabun : 11)


Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

Dan Tuhan kamu berfirman: Berdoalah kamu kepadaKu nescaya Aku perkenankan doa permohonan kamu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong takbur daripada beribadat dan berdoa kepadaKu, akan masuk Neraka Jahanam dalam keadaan hina.(Ghafir : 60)

Ya Allah..Ya Rahman..

…..Wahai Tuhan Kami! Ampunkanlah dosa kami dan dosa saudara-saudara kami yang mendahului kami dalam iman dan janganlah Engkau jadikan dalam hati perasaan hasad dengki dan dendam terhadap orang-orang yang beriman. Wahai Tuhan kami! Sesungguhnya Engkau Amat Melimpah belas kasihan dan rahmatMu.( Al Hasyr : 10 )

…."Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau memesongkan hati kami sesudah Engkau beri pertunjuk kepada kami, dan kurniakanlah kepada kami limpah rahmat dari sisiMu; sesungguhnya Engkau jualah Tuhan yang melimpah-limpah pemberianNya" (Ali’ Imran : 03)


….Wahai Tuhan kami, berilah kami beroleh dari isteri-isteri dan zuriat keturunan kami: Perkara-perkara yang menyukakan hati melihatnya dan jadikanlah kami imam ikutan bagi orang-orang yang (mahu) bertakwa.(Al Furqan: 74)

….Wahai Tuhanku, ilhamkanlah daku supaya tetap bersyukur akan nikmatMu yang Engkau kurniakan kepadaku dan kepada ibu bapaku dan supaya aku tetap mengerjakan amal soleh yang Engkau redai dan masukkanlah daku dengan limpah rahmatMu dalam kumpulan hamba-hambaMu yang soleh. (An Naml : 19)

Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau jadikan pendirian dan keyakinan kami terpesong kerana penindasan orang-orang kafir dan ampunkanlah dosa kami wahai Tuhan kami; sesungguhnya Engkaulah sahaja Yang Maha Kuasa, lagi Maha Bijaksana.(Al Mumtahanah : 05)

….Wahai Tuhan kami, sisihkanlah azab Neraka Jahanam dari kami, sesungguhnya azab seksanya itu adalah mengerikan.(Al Furqan: 65)

Wahai Tuhanku! Jadikanlah daku orang yang mendirikan sembahyang dan demikianlah juga zuriat keturunanku. Wahai Tuhan kami, perkenankanlah doa permohonanku.( Ibrahim : 40 )

AAMIIN….






credit to : Muhamad hanapi

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
There was an error in this gadget